Kemarin malam ada sebuah kejadian yang agak spesial bagi kami. saya, istri, dan anak anak pergi berbelanja buat keperluan harian. kami pergi dengan bersepda ria sambil menikmati indahnya tokyo menjelang malam. kami kembali ke rumah sekitar pukul 8 malam.
Besok sabtu, tanggal 7 Juni 2008, istri saya mendapat order membuatkan nasi bungkus. ini adalah kali pertama kami mendapat order dari temen. karena ini kali pertama, maka kami menganggap ini sangat spesial dan berusaha agar tidak mengecewakan. saya dan istri pun mulai merancang makanan apa yang akan disajikan. kerena yang mau makan orang indonesia, maka saya berusaha memasukan sambal sebagai menu wajib. karena sambal dapat menjadi pengobat rindu di sini.
Alhamdulillah kalo masalah sambal saya sudah bisa beberapa seperti sambal terasi, sambal pecel lele lamongan, sambal mentah, dan beberapa kreasi lain yang ga ada namanya. ilmu membuat sambal saya dapat dari ibu waktu kecil saat sering diminta tolong membuat sambal.
nah, kemaren malam saya ingin membuat sambal kreasi baru yang bisa diterima semua lidah. saya mulai memasukan cabai, garam, terasi, bawang, tomat, gula, dll. setelah selesai digerus saya mencoba mencicipinya. hehhhehe agak aneh, trus istri juga coba mencicipinya dan langsung ngasih komentar “pedas sekali”. waduh sayang nih udah buat banyak. trus saya menambah tomat untuk mengurangi rasa pedas itu. digerus dan digerus sampai rata. trus dicoba lagi, dan masih kurang enak juga.
karena masih kurang puas dengan rasanya akhirnya saya masukan sambal yang dah digerus tadi ke wajan buat dogoreng. sambil menggoreng saya terus berfikir gimana biar enak. saya masukan saus tomat ke dalamnya dan terus menggores sampai agak kecoklatan. setelah kelihatan matang saya taruh di piring dan kucoba. Subhanalloh….enek euy. saya ambil sedikit dan kumasukan ke mulut istri tuk mencoba. komentarnya, enakkkkk.
akhirnya sambal itu menjadi teman ayam kecap dalam acara makan malam kami. Alhamdulillah enak rasaanya sambil sesesekali mengambil sambal dengan mentimun atau kobis.
kawan sekalian, kadang saat kita mencoba sesuatu kita gagal dikarenakan kesalahan kita sendiri, tapi dari kegagalan akan timbul inspirasi tuk terus berkreasi. mungkin teman teman pernah membaca kisah seorang ahli metalurgi yang karena kesalahan yang tidak disengaja malah menemukan paduan logam yang sangat kuat. inilah keadaan dimana semua itu diluar kemampuan manusia. ada faktor yang kadang kita lupakan, yaitu kuasa Allah.
wassalam
Herianto
wah …
saya jadi pengen merasakan sambal buatannya mas heri nih…
Bisa dipaketin ke saya ga ya..?!
[...] Kesalahan di dapur [...]
[...] Posted in Diari, Motivasi, Religi, kisah nyata on June 5, 2008 | 2 Comments » [...]